Serigalatimur.com||LAMPUNG TIMUR Gebyar Hari Jadi Desa Labuhan Ratu VII, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, yang ke-26 menjadi momentum yang dinantikan masyarakat. Berbagai rangkaian kegiatan digelar untuk memeriahkan hari jadi desa sekaligus mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong royong antarwarga.(19/09/2026)
Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Desa Labuhan Ratu VII, termasuk Dusun Plangkawati, mendapat antusiasme dari masyarakat. Warga dari berbagai unsur turut berpartisipasi dalam sejumlah perlombaan dan kegiatan sosial yang telah dipersiapkan panitia.
Kepala Desa Labuhan Ratu VII, Sumaerno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan hari jadi desa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat.
Menurutnya, semangat gotong royong merupakan salah satu kekuatan yang selama ini menjadi andalan masyarakat Desa Labuhan Ratu VII.
“Peringatan hari jadi ini menjadi momen yang indah bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat gotong royong. Kebersamaan masyarakat merupakan kekuatan dan modal penting dalam membangun desa,” ujar Sumaerno.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, para donatur, aparatur desa, serta segenap panitia yang telah berkontribusi sehingga rangkaian kegiatan Hari Jadi Desa Labuhan Ratu VII dapat terlaksana dengan baik.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, para donatur, aparatur desa dan seluruh panitia yang telah membantu serta menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Jadi Desa Labuhan Ratu VII,” katanya.
Beragam Kegiatan Meriahkan Hari Jadi Desa
Rangkaian kegiatan Hari Jadi Desa Labuhan Ratu VII ke-26 berlangsung mulai 12 hingga 20 September 2026. Sejumlah kegiatan olahraga, sosial, keagamaan, hingga seni dan budaya turut digelar untuk melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.
Kegiatan tersebut di antaranya sepak bola antardusun, bola voli antardusun, berbagai perlombaan anak-anak, pengajian, serta santunan bagi anak yatim piatu.
Rangkaian perayaan kemudian akan ditutup dengan karnaval desa pada Minggu, 20 September 2026.
Karnaval tersebut menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan masyarakat karena menampilkan kreativitas warga dari berbagai dusun. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, karnaval juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan melestarikan seni serta budaya di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan karnaval, sejumlah unsur menjadi bagian dari penilaian, di antaranya ogoh-ogoh, pakaian adat, serta seni dan budaya yang ditampilkan oleh peserta.
Melalui rangkaian Hari Jadi ke-26 tersebut, Pemerintah Desa Labuhan Ratu VII berharap semangat kebersamaan, persaudaraan dan gotong royong masyarakat dapat terus terjaga serta menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan desa ke depan.
Perayaan hari jadi desa pun tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kekompakan dan membangun Desa Labuhan Ratu VII agar semakin maju dan berkembang. (Tiem)






